HOME OWNER CONTACTS FAQs FOLLOW DBOARD NEWER OLDER

#40 Tips Menghadapi Magang / Internship
Friday, 10 March 2017 - Permalink - 0 comment(s)
Haiiii. Berjumpa lagi. Annyeonghaseyo. Konnichiwa. Hello. Bonjour. Hola. Sadu. Yanela. Tumatuma. Tuaj los. Nyob tsev tsis nyob ua? Bona jorno.
Oke, itu mulai dari kata Sadu udah hasil Google semua.

Postingan pertama di bulan Maret! Mau bikin #MarchWish dulu ah.
#MarchWish
1. Fix ke Bali bulan Juli (harusnya ini #JulyWish yha. Tapi rencananya dari sekarang so it's okay)
2. Laporan magang minimal sampe bab 3 kelar dan acc
3. Duit nambah banyak (?)
4. Nggak nangis termehek-mehek saat Naruto Shippuden tamat
5. Turun 3 kg (udah melebihi berat ideal, sudah tingkat Siaga 1 ini namanya)
Eh, mau curhat juga. Saat ini sedang sibuk mengerjakan laporan magang. Senangnya daku mendapat dosen pembimbing magang yang baik dan tak neko-neko. Si bapak dospem gua agak awkward gitu kayaknya hahaha tapi baik dan selow banget. Nggak neko-neko. 3 mata kuliah gua sama dia, semua nilai gua aman dan damai sentosa. Semoga hal yang sama berlaku di laporan magangku. Wish me luck! (Tiba-tiba kepikiran skripsi. Anjer. Semoga dapet dospem skripsi sama si bapak lagi deh. Bisa gila kalau dapet yang aneh-aneh)


Nah, saatnya ke topik utama. Disini gua mau ngasih tips kecil saat kalian, adek-adekku yang terkasih dan tercinta sedang galau akan menghadapi mata kuliah magang di semester depan. Magang bukan sesuatu yang harus ditakutkan, justru mata kuliah ini lebih menantang dibanding mata kuliah lainnya. Di sini semua yang sudah pernah lo pelajari di semester-semester sebelumnya akan segera dibuktikan.

Apakah berguna atau tidak. Muahahahahaha.

Tips ini berdasarkan pengalaman gua kemarin selama magang. Dan semoga kalian yang kebetulan nyasar dari antah berantah ujung Google, tiba-tiba terdampar di blog ini bisa belajar dan tidak seperti gua.


Mulailah nyari tempat magang, minimal 3 bulan sebelum periode magang.
Ini hal pertama yang sering disepelekan dan dilupakan oleh kebanyakan mahasiswa. Termasuk gua. Yha, lo kira lo siape mau magang bulan Desember tapi ngasih lamaran bulan November. Kecuali lo anaknya CEO tempat lo ngelamar atau punya koneksi sama orang dalem. Umumnya, perusahaan nggak se-"baik" itu langsung menerima lo, sedangkan HRD tiap harinya bisa menerima hingga ribuan CV. Di ribuan CV yang masuk, pastinya banyak yang menulis kualifikasi lebih bagus dan lebih tokcer dari punya lo. Makanya, 3 bulan sebelumnya lo udah harus melamar sana sini supaya mata kuliah magang yang akan lo ambil di semester depan berada di posisi aman. (Tapi gua termasuk beruntung sih. Gua apply pertengahan November, dan dibalas 2 hari setelahnya, hahahahaha. Kebetulan tempat magang gua saat itu butuh orang, dan gua cocok mengisi posisi itu. Hamdallah.)

Minta surat keterangan magang dari pihak kampus, langsung. Jangan ditunda-tunda.
Yup. Mintalah surat keterangan bahwa lo adalah mahasiswa dari kampus lo, yang isinya sebagai keterangan untuk magang di perusahaan tempat lo melamar. Jangan ditunda-tunda. Walau ada beberapa perusahaan yang nggak butuh surat keterangan magang, tapi tetep harus lo persiapkan. Siapa tau jadi dokumen tambahan yang cukup penting sebagai pertimbangan HRD. (Gua termasuk beruntung lagi, sih. Baru minta surat keterangan magang di akhir Oktober, dan suatnya baru jadi di minggu awal November. Tapi nggak kepake karena nggak sempet di-scan. Lebih tepatnya lupa mulu, hahahaha. Jangan kayak gua, ya, temans.)


Buatlah CV dalam bahasa Inggris.
Ini udah 2017, wahai rakyatku. bro, sis, dek. Nggak tau sih ini bener atau engga, tapi gua pernah denger HRD yang begitu liat CV dalam bahasa Indonesia biasanya langsung di-skip. Eh nggak tau yaaa, ini sedengernya gua aja di kampus dan dari desas-desus aneh. Walau begitu, sebaiknya lo mulai belajar bikin CV in English. Apalagi kalau melamar ke perusahaan besar dan memiliki nama yang cukup tersohor di kalangan masyarakat. Tapi, bukan berarti melamar di perusahaan biasa nggak harus bikin dalam bahasa Inggris, lho. Buat nunjukkin kalau lo fluent in English juga, nggak asal omdo. Ini tips membuat CV yang baik dari Student Jobs ID: bisa di-klik disini.

Rajin-rajinlah memeriksa inbox e-mail
Sepengalaman gua, nggak tau kenapa, terkadang notif Gmail sering nggak masuk di notif bar hp. Entah sih, kalau user lain. Padahal sync e-mail gua udah oke, pengaturan notification juga udah di-setting supaya tiap e-mail masuk, ada notifikasinya. Tapi sampai sekarang, gua harus me-refresh inbox untuk melihat e-mail yang masuk. Jadi untuk kalian yang nasibnya sama kayak gua, sering-seringlah memeriksa inbox. Siapa tau ada e-mail masuk dari perusahaan tempat lo melamar magang, tapi notifnya nggak nongol di hp.

Jika diterima, atur jadwal interview yang disukai oleh pihak perusahaan
Kalau sudah diterima dan siap untuk interview, jangan meminta perusahaan untuk menyamakan jadwal interview dengan jadwal kuliah lo. Lo kira lo siape. Kalaupun bentrok dengan jadwal kuliah, itu memang resiko. Ijin saja dengan dosen atau minta surat dispensasi dari sekretariat jurusan untuk diserahkan ke dosen. Kalau dosennya killer, yaudah bolos aja. Daripada lo kenapa-kenapa. Absen sekali nggak masalah. Kecuali kalau jatah absen lo udah mendekati jebol, itu DLKDL. Derita lo, kasian deh lo.

Pakai pakaian sopan: berkerah, lengan panjang, celana/rok bahan. Wangi.
Kalaupun perusahaan tempat lo melamar keliatannya nggak begitu formal, tetap saja lo harus memberikan first impression yang baik ketika bertemu pertama kali dengan pihak perusahaan. Kalau dosen gua sih, pernah bilang, pake aksesoris warna merah untuk menarik perhatian HRD. Nggak tau mempan atau engga. Nggak tau bener atau engga, tapi boleh dicoba. Wangi juga penting, jangan bau badan. Kasian HRD-nya, kasian di lo juga jadi malu. Buat cewek, make-up yang normal dan wajar aja. Jangan kayak mau ke kondangan, sampe rambut disanggul dll. Terus jangan pakai heels atau sepatu yang nunjukkin jari-jari kaki. Pake yang tertutup. Pokoknya sopan. Jangan banyak tingkah. Lo kira lo siape. (Gua termasuk beruntung, sih. [lagi] Karena gua nggak melewati interview dengan pihak HRD. Gua interview sama mentor magang gua, isinya cuma cerita-cerita biasa. Terus langsung kerja. Hehehe. Lucky abis pengalaman magang gua ini, memang. Tapi nyeselnya gua jadi nggak ada pengalaman interview sama HRD.)

Rileks saat interview, jujur tapi jangan terlalu apa adanya.
Nggak perlu terlalu gugup saat interview. HRD nggak bakalan makan lo. Yang penting jujur, tapi jangan terlalu apa adanya. Nggak ngerti? Jadi, misalnya lo melamar magang sebagai jurnalis. Ya lo harus bilang kalau lo hobi menulis, baca koran, baca jurnal, dan lain-lain yang berhubungan dengan posisi magang lo. Jangan tiba-tiba lo ngomong apa adanya, ex: lo melamar jadi jurnalis, trus bilangnya ngelamar di perusahaan X karena emang harus nyari yang sesuai dengan posisi kuliah. Nyari mati, namanya. Saat interview jangan terlalu menyombongkan diri, ya. Berusahalah sebiasa mungkin, tapi harus percaya diri juga. Duh, ribet amat ya....

Jangan takut ketika hari pertama kerja tiba.
Jangan takut dan rileks aja. Gugup nggak apa-apa, wajar, namanya juga baru kenal lingkungan kantor. Orang-orang kantor pada umumnya welcome banget sama anak magang, karena mereka kan juga butuh lo untuk ngebantu perusahaan. Yang penting aktif dan rajin bertanya aja kalau bingung, atau kalau nggak ada kerjaan, ya minta kerjaan sama mentor magang lo. Jangan pasif. Catatan selama lo magang: buatlah jurnal keseharian lo ngapain aja selama kerja, misalnya hari Senin tanggal sekian, lo catet apa saja yang telah dilakukan. Itu penting untuk laporan magang ketika lo udah selesai melaksanakan program internship. Biasanya setelah seminggu-dua minggu lo magang, bakal timbul rasa betah dan nyaman. (Jangan kayak gua yang agak pasif di kantor, sehingga cenderung diam walau orang-orang kantor nggak masalah. Terus jangan kayak gua juga yang nggak pernah nyatet, ngapain aja selama magang.)

Sekian tips magang darikuh. Semoga bermanfaat untuk adek-adek bro sis yang sebentar lagi akan magang. Good luck!

(all pictures posted are not mine)

Labels: , ,