HOME OWNER CONTACTS FAQs FOLLOW DBOARD NEWER OLDER

#15 Kepribadian
Sunday, 5 April 2015 - Permalink - 0 comment(s)

Di sini ceritanya gua mau belajar buat UTS (sok belajar lebih tepatnya). Sorry kalo postingan ini boring, tapi emang gua di postingan ini niatnya belajar #ea.

Sistemnya gua akan baca terlebih dahulu paper yang telah dibikin sama kelompok-kelompok sesuai materinya di kelas gua. Lalu akan gua tulis ulang di sini sesuai dengan bahasa gua sendiri. Btw, ini mata kuliahnya Psikologi Komunikasi. Walaupun dosen gua cukup jayus, tapi gua beruntung mendapat kelas yang bisa diajak kompromi.

(sebelum mulai belajar, curcol dulu)

Jadi gua punya temen yang dosen kelas PsiKom dia sama-sama ngajar di kelas PsiKom gua. Tapi dosen gua ini di kelas temen gua sensian gitu, soalnya kelas dia banyak anak-anak bengas dan susah diem. Jadi lah dia sensi dan memberikan banyak tugas sampe temen gua ikutan sensi. Kelas dia dikasih kuis 5 soal, sementara gua juga dikasih 5 soal yang sama, tapi bukan kuis. Dan kelas gua boleh open book. Hahahahaha.

Oke, langsung aja ya gua mulai belajar (ceritanya nyicil).

1. Kepribadian
Kepribadian berasal dari Bahasa Latin, yaitu "Personare" yang artinya mengeluarkan suara (to sound through). Kepribadian itu cara seseorang untuk bereaksi dan berinteraksi dengan orang lain. Lebih sering dideskripsikan sebagai istilah sifat, yang dapat diukur dan ditunjukkan oleh seseorang. Dapat terlihat dari penampilan fisik maupun tingkat emosional / moral / karakteristik yang ditunjukkannya dalam keseharian terhadap orang lain. Misal: perbedaan fisik itu kan bisa mencakup warna kulit, tinggi badan, bentuk wajah, dan lainnya. Kalo tingkat emosional / moral gitugitu bisa kayak orangnya pemarah, sabar, kalem, ga sabaran, dll.

2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepribadian

Faktor Internal
Keturunan : keturunan ini merujuk pada faktor genetika individu. Seperti misalnya tinggi fisik, bentuk wajah, gender, temperamen, tingkat energi, komposisi otot dan refleks yang pada umumnya berasal dari siapa orang tua individu itu. Jadi, keturunan itu mencakup komposisi biologis, komposisi psikologis, dan psikologis bawaan dari individu.

Nah kalo misalkan dosen gua mau pake contoh, misalnya aja gua. Gua ini lahir dari nyokap yang cerewet dan bokap yang orangnya perhitungan banget. Karena faktor keturunan, makanya gua ini orangnya agak cerewet dan perhitungan banget apalagi kalo soal duit wkwkwk. Lanjut.

Faktor Eksternal
Lingkungan : lingkungan itu merupakan salah satu faktor penting, tempat di mana seorang individu dibesarkan serta tumbuh dan berkembang, berdasarkan norma yang diterapkan dalam keluarganya, pergaulannya dengan teman sekitar, kelompok sosial yang diikutinya, serta faktor lain yang dialami oleh individu itu. Misalnya, gua ini hidup dan dibesarkan di Asia. Budaya Asia itu orang-orangnya mementingkan kerja sama dan memprioritaskan keluarga sebagai hal yang utama. Makanya dalam kepribadian gua itu tertanam selalu mementingkan kerjasama dan keluarga. Berbeda misalnya kalo gua ini hidup di Budaya Barat yang orang-orangnya itu mengutamakan kompetisi, terus asertif (ketegasan) dalam arti tegas sebagai individu dan mengutamakan kepentingan diri sendiri.

Motivasi : motivasi itu dorongan-dorongan yang bisa berasal dari dalam maupun dari luar, untuk menggerakkan individu agar melakukan atau berbuat sesuatu. Dorongan-dorongan ini akan membentuk warna kepribadian individu di masyarakat. Kalo gua kasih contoh, misalnya gua nih memotivasi diri gua supaya bisa berani dan percaya diri, karena sebelumnya gua ini orangnya cukup introvert, pendiam, dan kurang pandai ngomong. Tapi karena motivasi yang gua tanem di dalem diri gua, akhirnya sekarang gua cukup berani ngomong di depan banyak orang dan lebih talkative dibanding gua sebelumnya. #asek

3. Unsur-unsur Kepribadian
Ada 3 unsur, yaitu:
a. Pengetahuan, bersumber dari pola pikir yang rasional. Berisi fantasi, pemahaman, dan pengalaman dari bermacam-macam hal yang dialami dari lingkungan sekitarnya. Semuanya itu direkam di dalam otaknya lalu dipraktekkan/diungkapkan dalam bentuk perilakunya di masyarakat. Contohnya tuh misalnya Dosen gua itu ngasih kode ke kelas gua kalo "saya suka jawaban yang panjang dan jelas" nah dari pemahaman yang gua tangkap, jadilah gua mempratekkan pas kuis / ujian dia dengan menulis kalimat sepanjang, sejelas, dan serinci mungkin biar dapet nilai A.

b. Perasaan, yaitu suatu keadaan dalam kesadaran diri seorang individu yang dapat menghasilkan penilaian positif maupun negatif. Perasaan itu bersifat subjektif, maka penilaian seseorang bisa berbeda dengan penilaian orang lain. Contoh: misalnya ada Dosen gua yang tegas dan ga suka kalo mahasiswanya telat masuk kelas. Gua menilai kalo Dosen gua ini walaupun sistemnya keras tapi gua fine-fine aja karena tujuan dia itu mau mendisiplinkan kelas. Tapi temen gua berbeda pandangan, dia bete sama Dosen gua yang tegas ini dan menilai kalo dia galak banget.

c. Dorongan Naluri, yaitu kemauan yang memang sudah menjadi naluri setiap manusia. Dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, baik yang bersifat jasmaniah maupun rohaniah. Contohnya tuh gua ini orangnya cerewet dan banyak ngomong, karena gua punya naluri untuk berinteraksi dengan orang lain dan mencari relasi.

4. Tipe-tipe Kepribadian
Ada Sanguinis, Melankolis, Koleris, dan Plagmatis. Berhubung gua males jelasin satu-satu, gua akan menjawab soal kisi-kisi dari temen gua itu yang intinya nanya tipe kepribadian gua itu yang mana.

Sebenernya gua susah untuk menjawab itu, karena gua merasa semua tipe kepribadian itu ada di gua. Tapi kalo misalkan ditanya yang dominan, gua akan menjawab Melankolis dan Plagmatis.

Kenapa Melankolis? Karena kadang gua ini penuh dengan rasa curiga dan pesimistis. Terus gua ini orangnya cenderung mikir panjang dulu sebelum bertindak / berbicara. Gua ini juga gampang nangis kalo nonton film sedih dikit aja, langsung baper gitu.

Kenapa Plagmatis? Gua ini bisa juga jadi tipe yang lebih banyak mendengarkan ketimbang berbicara. Gua ini orangnya ga teratur dan bisa diem banget kalo gua di situasi yang mengharuskan gua untuk diem. Pembawaan gua di luar bisa tenang, tapi jujur gua ini orangnya agak ga sabaran wkwkwkw.

Ya udah sekian deh, gua capek ngetik sumpah. Kalo lo yang baca postingan ini mikir gua cuma copy paste, lo salah besar. Gua daritadi ngetik sampe gempor tangan gua wkwkwk. Enaknya belajar matkul ini tuh ga harus berpaku sama buku. Gua pake logika juga beres wkwkwkwk makanya daritadi lancar banget ngetiknya. Ya sudah saya tidur dulu, lanjut belajar lagi besok byeeee.

Labels: , , , ,